Ṣayd al-Khaṭīr adalah himpunan fragmen — pikiran-pikiran spontan, catatan renungan, ungkapan hikmah dan nasihat — yang ditulis Ibn al-Jawzī. Isinya bercampur antara adab, zikir, nasihat etis, renungan keagamaan, peringatan terhadap dosa, dan pengamatan sosial/psikologis. Gaya: prosa singkat, puitis/aforis.
membahas: bahaya ucapan: ghibah, namimah, dusta, celaan, fitnah penyakit lisan dan hati etika berbicara dalam Islam nasihat dan peringatan moral pembinaan akhlak pribadi dan sosial
Isi buku membahas: maksiat dan dosa akibat spiritual dan sosial dari perbuatan dosa pengaruh maksiat terhadap keberkahan, kehancuran umat, dan kehidupan manusia peringatan moral berbasis Al-Qur’an dan Hadits Ini jelas termasuk etika Islam dan masalah moral tertentu, khususnya dosa, maksiat, dan dampaknya.
Bahr al-Dumū‘ (Lautan Air Mata) umumnya mengisahkan renungan, taubat, hisbah hati, renungan rohani dan nasihat—tema dekat dengan taubat, penyesalan, adab batin. Sebelumnya karya-karya Ibn al-Jawzī sejenis (nasihat, renungan, tazkiyah) fokus pada isu moral/taubat.
Kitāb al-Tawwābīn berisi kisah-kisah para pendosa yang bertaubat, motivasi untuk kembali kepada Allah, renungan akhlak, dan nasihat ruhani. Fokus utamanya: akhlak, tazkiyatun-nafs, kisah taubat, dan edifikasi rohani. Bukan fikih, bukan teologi spekulatif, dan bukan pula sejarah murni—melainkan literatur etika dan moralitas Islam dalam kerangka tasawuf praktis.
Kitab Al-Kaba'ir karya Imam Adz-Dzahabi adalah risalah klasik yang menghimpun dan menjelaskan dosa-dosa besar (الكبائر) menurut dalil-dalil Qur’an dan Sunnah, menampilkan ancaman akibat pelanggaran, dalil-dalil tekstual, serta nasihat taubat dan tazkiyah. Edisi ini adalah edisi taḥqīq oleh Muḥammad bin ʿAwad al-Miṣrī.
Kitab Al-Kaba'ir karya Imam Adz-Dzahabi adalah risalah klasik yang menghimpun dan menjelaskan dosa-dosa besar (الكبائر) menurut dalil-dalil Qur’an dan Sunnah, menampilkan ancaman akibat pelanggaran, dalil-dalil tekstual, serta nasihat taubat dan tazkiyah. Edisi ini adalah edisi penjelasan (Syarah) oleh Syaikh Muḥammad bin Shalih al-Utsaimin.
HIBAH ANGKATAN 31 BARZADA